Menjujung tinggi visi dan misi organisasi PERMIT Ningbo sebagai suatu organisasi non-profit dengan tujuan utama untuk mempersatukan jiwa Indonesia di kota Ningbo negara Tiongkok ini, memperlihatkan berbagai macam acara/event yang sangat membangun kesatuan dan keakraban tersebut. Salah satu event besar yang sangat berdampak dalam mencapai tujuan tersebut adalah “Ningbo Race”. Acara ini diselengrakan dan dipimpin oleh Jenny Widjaja selaku Ketua PERMIT tahun 2016/2017 yang pada waktu tersebut masih menjabat sebagai salah satu panitia divisi Event. Bersumber dari reality show Korea yang ternama yaitu “Running Man”, acara ini diselenggarakan dengan menggunakan beberapa peraturan dan game dari show tersebut yang telah dimodifikasi untuk menyesuaikan dengan peserta. Acara ini, tidak lepas dari visi-misi PERMIT yang bertujuan untuk memperdekatkan hubungan murid-murid Indonesia di Ningbo yang tersebar di beberapa universitas seperti; University of Nottingham, Wanli University, Ningbo University of technology, dan Ningbo University.

 

Peraturan Ningbo Race ini sangat sederhana, setiap peserta diminta untuk mebuat tim atau group yang berangota 3 orang. Kemudia, setiap tim diberikan sebuah petujuk dan sejumlah uang dengan tujuan untuk berkumpul di “Meet Up Point” yang telah ditentukan. Selanjutnya di “Meet Up Point” tersebut, setiap tim dibawahi oleh satu panitia diberikan petunjuk untuk melanjutkan petualangan dan perjalanan ke pos-pos dan base-base yang tersebar di pusat kota Ningbo. Pusat kota Ningbo mencakup Tianyi, Chenghuang Miao, dan Heyi. Tambahan peraturan seperti larangan menggunakan handphone atau gadget komunikasi lain, menambahkan ketatnya persaingan dalam event ini. Di setiap base atau pos ini telah disediakan suatu mini game yang dimainkan dengan cara bersaing. 2-3 tim akan mendapatkan pos yang sama dan akan bersaing demi memenangkan dan mengumpulkan poin. Masing-masing tim akan mengupulkan poin sebanyak-banyaknya dari setiap pos untuk selanjutnya dapat ditukarkan untuk suatu keuntungan ataupun hukuman pada game utama yang sengaja disediakan di akhir permainan. Game utama tersebut dapat dimainkan dengan cara mencabut “name tag” yang di tempelkan kepada bagian punggung dari setiap peserta Ningbo Race ini. Selain itu, game ini juga dapat dimainkan dengan cara mencari huruf yang mengejakan P-E-R-M-I-T. huruf-huruf ini dapat ditemukan di setiap tim (setiap tim akan diberi satu huruf secara acak) dengan cara mencabut name tag musuh. Huruf-huruf tersebut juga dapat ditemukan di jalan-jalan. Dengan area permainan yang cukup luas, pemain dapat bersembunyi, berlari, dan menyusun taktik demi menjatuhkan tim lawan. Ability dan hukuman yang dapat ditukar seperti, bind (mengikat dua peserta yang dituju di bagian tangan), Freeze (menunda waktu start game kepada kelompok yang dituju), dan sebagainya.

 

Pada bulan Mei tahun 2016 lalu, perlombaan Ningbo Race ini diminati dan diikuti oleh 14 tim terhitung dari penjumlahan dari masing-masing universitas yang tersebar di kota Ningbo. Game yang dimulai dari sekitar pukul delapan pagi dan berakhir sekitar pukul 9 ini tentu sangat melelahkan. Tetapi, karena persaingan yang sangat kompetitif dan ambisi dari setiap tim untuk meraih juara, perlombaan ini menjadi sangat diminati oleh parah peserta. Juara akan ditentukan dari tim yang masih bertahan, baik seluruh anggota tim ataupun minimal satu orang dari tim tersebut dan jika adanya kesamaan sisa anggot pada saat game berahir, poin akan diliai dari huruf yang telah terkumpul.  Akibat dari suksesnya acara tersebut, tim PERMIT akan melanjutkan acara atau even ini menjadi tradisi setiap tahunya. Ningbo Race selanjutnya telah dipersiapkan dan akan dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2017, dipimpin oleh Ketua Proyek, James Olivier, dan juga Wakil Ketua Proyek, Christian Henokh. Acara Ningbo Race tahun ini telah dirancang dengan konsep yang mirip seperti Tahun Ningbo Race tahun lalu tetapi ditambahkan oleh konsep-konsep games baru dan seru pastinya!

 

Penulis: Michael Adi